Untold |
from the deepest unspoken feeling, dan beberapa rasa yang beruntung dapat diungkapkan |
seorang pelajar
setiap yang Tuhan takdirkan untuk kita itu pasti ada hikmahnya. dan saya percaya itu. cerita ini bukan untuk menjual kesedihan, tapi untuk berbagi cerita saja :)
beberapa rentetan kejadian yang Tuhan takdirkan untuk aku beberapa tahun ke belakang adalah sesuatu yang bener-bener banyak mengandung hikmah. banyak pengalaman berharga disana, yang awalnya terlihat buruk, tapi lama kelamaan bisa juga dimengerti hikmah-hikmahnya.
dimulai dengan perceraian orang tua. yang ngajarin aku untuk ngerti kalo kenyataan itu, hidup itu gak akan pernah bisa selalu mulus dan happy ending kaya cerita dongeng. ditambah dengan masa adaptasi untuk belajar hidup bertiga, dengan segala trauma, pikiran jelek, yang dengan banyak cara berusaha untuk dihilangkan. meski itu emang susah pada awalnya. hidup dengan single parent, cuma dengan mama, dengan umur aku yang nanggung dan lagi labil-labilnya. mungkin ini cara Tuhan untuk ngajarin kedewasaan buat kami bertiga, ngajarin introspeksi dan banyak hal lah intinya.
dilanjut dengan punya ibu tiri, yang mulanya seteru, tapi ternyata beliau sayang juga sama aku. dan aku gak pernah tau itu sampai ketika beliau akan melahirkan dan ternyata itu saat-saat terakhir beliau di dunia. melahirkan seorang adik perempuan yang ternyata juga tak berumur lama, hanya 3 hari. dan Tuhan mempertemukan aku lagi dengan yang namanya kehilangan karena kematian. disini Tuhan juga ngajarin aku untuk belajar memaafkan dan menerima kenyataan. orang yang kita anggap buruk, belum tentu buruk. seperti sosok ibu tiri yang aku anggap sebagai biang onar aku kehilangan bapak, ternyata beliau adalah sosok yang peduli pada pendidikan aku. menyayangi aku dengan caranya sendiri. dan disini juga diingatkan, aku masih harus lebih bersyukur. memang orang tua kandung pisah, tapi kan cuma pisah tempat. kangen, masih bisa ketemu. apa kabar dengan mereka yang yang terpisah dengan orang tuanya karena kematian?
dari situ aku belajar untuk menerima sosok-sosok baru di hidup aku. ayah, ibu baru, kakak baru, adik baru. gak papa, mungkin Tuhan mengirim mereka untuk menambah jumlah orang yang sayang sama aku :)
sulit memang, dan mungkin sampai saat ini yang namanya ikhlas masih berusaha ditanam dihati. meski emang susah. I swear deh susah -.-v
masih banyak yang aku dapet dari semua pengalaman ini. intinya sih, makasih Ya Allah untuk pelajaran berharganya. hehehe ga ada alasan untuk gak bersyukur. alhamdulillah :)
Uje
sebelumnya, terima kasih Tuhan untuk setiap karuniaMu. mungkin yang akan aku ceritakan ini adalah 1 diantara karunia indahMu.
Guru. tau kan guru? iya yang ngajar. mungkin buat saya, guru itu karunia Tuhan. karena kalo ga ada guru, belum tentu sekarang saya bisa nulis di tumblr begini. terima kasih, guru komputer hehehe :p
ada beberapa sosok yang ucapannya nancep nih di sini. ya, di hati.
diantaranya, yang pertama, begini katanya, “Allah itu Maha Kuasa. kadang apa yang terjadi atas KuasaNya gak masuk akal kalo dipikirin. tapi ga ada yang ga mungkin untuk Allah. makanya kita harus terus yakin sama Kuasa Allah. jadi kita harus terus usaha, dan berdoa berharap untuk diberi hasil yang terbaik. harus yakin!”, itu kata guru saya di madrasah.
adalagi begini, “pelajari dulu dirimu. karena dalam dirimu itu ada banyak bukti kebesaran Allah. baru kamu kenal pelajari yang lain”, ini yang ngomong guru biologi loh! hehe Pak Entuy.
nah yang ini dari guru bahasa inggris saya, “A winner never stop trying”. ada juga begini, “beruntunglah kita kalau kita bisa berada di antara orang-orang hebat. meski mungkin tidak bisa menyaingi mereka, tetapi dari mereka kita akan banyak belajar. jadi jangan takut untuk ada disekitar orang-orang yang jauh lebih hebat dari kita”, Mrs. Marni
segala puji untukMu ya Allah yang sudah menciptakan guru-guru hebat untuk saya :)
“kalo ada yang bilang matematika susah, itu bohong. kalo ada yang bilang fisika susah, itu juga bohong. jadi orang sabar jauh lebih susah daripada harus ngerjain soal fisika. jadi orang bener jauh lebih susah daripada ngerjain soal matematika. belajar hidup itu beda sama belajar kehidupan.
belajar hidup itu gampang, kita lapar, ya makan. kita ngantuk, ya tidur. see? gimana dengan kehidupan? kita harus belajar sabar, belajar jadi dewasa, belajar untuk memilih yang baik dan buruk, termasuk belajar berteman, bersaudara, bermasyarakat.”
itu bapak saya yang bilang.
“sekolah itu hanya miniatur hidup. masalah pelajar disekolah itu ujian, ulangan, tugas. sementara dalam hidup, ada masalah, ada ujian. hal yang sama memang tapi dalam bentuk yang berbeda.”
itu kata guru saya.
manusiawi memang kalo ada kalanya rasa putus asa, jenuh, lelah itu hadir. tapi ternyata ujian itu beragam. belum tentu yang sedang kita hadapi itu yang terberat. jadi emang ga boleh putus asa sih. karena kita ga tau apa yang akan terjadi berikutnya. wake up Ge!!! phhffttttt -________-
Rectoverso (via calonkoruptor)
gak mungkin kan hidup itu enak terus? mimpi aja kalo pengen hidupnya mulus terus. kalaupun toh akhirnya seperti yang kita mau, there’s a long rough way to reach that. see? masalahnya adalah, bisakah kendalikan egomu untuk sedikit bersabar dan lalui saja si ‘long-rough-way’ itu. toh, akan selalu ada hasil dari setiiap usaha.
kenapa harus kejadian ‘lagi’? seperti menjatuhkan mangkuk yang tengah direkatkan setelah pecah. hancur, terurai, berserakan, terpisah. ya, begitu. memang begitu. dan selalu begitu. dan memang begitulah cerita yang terus berulang.
(Source: calonkoruptor)
Pada dasarnya manusia itu tiada. Terlahir dari tiada, kemudian berakhir menjadi tiada. Lantas, mengapa merasa kehilangan saat ketiadaan itu hadir?...
Bukan sombong, atau merasa mahal. Hanya saja sudah saatnya aku mempertinggi tembok di pekarangan ini. Bukan untuk melindungi harta yang berada di...
Layaknya pelajar biasa, kalo mentok sama jawaban ya nembaklah. Kayak hari ini, pusing sama gambar jamur, namanya, kegunaannya. Kebetulan...
I don’t know what will I do if I got that news. Yang pasti, cengo.
For you, a girl who has a sweet smile. I love your smile since I was on ten...
Mimpi. Kata orang sih, “Semua orang berhak bermimpi.” Termasuk aku kan?
Terus juga kata orang, “Mimpilah setinggi-tingginya.” Iya, lagi.
Kata orang
Photoshoot @dimsanggara #dimsanggara #dimasanggara #dimskilovers | cc: @arif_irf